Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘aqidah’

“Ustadz, sebagai manusia biasa, kadang terlintas di hati bahwa aku adalah orang yang terbaik di antara mereka. Bagaimana cara mengatasinya? Apa yang harus kulakukan? Aku tahu hal itu tidak boleh”.

Begitu bunyi SMS yang penulis terima dari salah satu jamaah pengajian, beberapa waktu yang lalu.

Sebelum penulis bahas solusi penyakit hati tersebut di atas, perlu kiranya dijelaskan duduk permasalahan ini. Sebab mungkin ada juga di antara pembaca yang bertanya-tanya, “Apa salahnya, kita merasa paling baik. Toh kita sudah berusaha untuk memperbaiki diri! Bukankah itu konsekwensi hasil dari sebuah usaha?”. (lebih…)

Read Full Post »

Ajaran Tauhid adalah ajaran semua Nabi dan Rasul dari yang pertama hingga penutup Nabi,yaitu Rasulullah Muhammad SAW. Dengan Ajaran asasi ini manusia dituntun agar selamat dunia akhirat, terbebas dari jeratan jeratan ajaran yang mungkar. Sebuah kajian menarik dibawah ini tentang basement keyakinan manusia yang paling hakiki yakni Tauhid. (lebih…)

Read Full Post »

Berikut suatu bahasan opini singkat, menjelaskan bagaimana kaum liberal selalu mengedepankan akal untuk menafsirkan kaidah dari sumber hukum islam yaitu Alquran dan Assunnah. Sehingga akan menghasilkan suatu penafsiran keluar dari kerangka nash,melenceng dari pemahaman yang seharusnya. Dunia Islam Indonesia, sejak lama tersusupi paham liberal ini,semoga dengan ringkasan yang singkat ini kita bertambah waspada menyingkapi  pemikiran ini (islam liberal).

(lebih…)

Read Full Post »

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا يخلون أحدكم بامرأة فإن الشيطان ثالثهما

“Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad 1/18, Ibnu Hibban [lihat Shahih Ibnu Hibban 1/436], At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awshoth 2/184, dan Al-Baihaqi dalam sunannya 7/91. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah 1/792 no. 430)

ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فلا يخلون بامرأة ليس معها ذو محرم منها فإن ثالثهما الشيطان

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah ia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa ada mahrom wanita tersebut, karena syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad dari hadits Jabir 3/339. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Gholil jilid 6 no. 1813) (lebih…)

Read Full Post »

Berawal dari sebuah perbuatan dianggapnya sepele,menghormati seorang yang sholeh tapi berlebihan hingga terjadi pengkultusan(ghuluw). Mereka beranggapan awalnya tak akan menyembahnya, padahal karena pernak-pernik pengkultusan tiada henti dilakukan dan semakin menambah tinggi pengkultusanya yang akhirnya menggiringya dalam jurang kesyirikan bahkan tanpa disadarinya.Jalan syaithan begitu beragam menyesatkan manusia hingga terjerusmus pada penyembahan sesama makhluk hanya iman yang benar dan kuat yang mampu membendungnya yakni Tauhid. Berikut artikel ringkas tentang pemberhalaan kepada orang sholeh..semoga melengkapi dan bermanfaat agar kita terhindar dari perbuatan tersebut. (lebih…)

Read Full Post »

Tawasul artinya mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ketaatan kepada-Nya, beribadah kepada-Nya, mengikuti petunjuk rasul-Nya, dan mengamalkan seluruh amalan yang dicintai dan diridhoi-Nya. Atau dengan kata lain seseorang melakukan suatu ibadah dengan maksud mendapatkan keridhaan Allah dan surga-Nya. Namun, sebagian kaum muslimin salah dalam memahami tawasul. Mereka bertawasul dengan orang-orang shalih dan wali yang sudah mati. Inilah yang mereka anggap sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah. Padahal hal tersebut dapat menjerumuskan mereka ke lembah kesyirikan. (lebih…)

Read Full Post »

Kalau boleh kita memastikan, maka nyaris tidak ada kehidupan yang sepi dan lepas dari musibah atau cobaan. Pasti dan pasti setiap kita akan mengalaminya, mau tidak mau kita akan menghadapinya, rela ataupun tidak rela kita akan merasakannya, suka atau benci kita pasti akan menerimanya. Dengan itulah Allah Subhanahu Wa Ta’ala menguji di antara hamba-hambaNya, siapakah di antara mereka yang paling baik amalannya? Siapakah di antara hambaNya yang mau menyikapi musibah tersebut dengan rasa sabar dan rela atas takdir yang telah ditentukanNya, (lebih…)

Read Full Post »

Definisi Aqidah Menurut Bahasa

Kata “aqidah” diambil dari kata al-‘aqdu, yakni ikatan dan tarikan yang kuat. Ia juga berarti pemantapan, penetapan, kait-mengait, tempel-menempel, dan penguatan.

Perjanjian dan penegasan sumpah juga disebut ‘aqdu. Jual-beli pun disebut ‘aqdu, karena ada keterikatan antara penjual dan pembeli dengan ‘aqdu (transaksi) yang mengikat. Termasuk juga sebutan ‘aqdu untuk kedua ujung baju, karena keduanya saling terikat. Juga termasuk sebutan ‘aqdu untuk ikatan kain sarung, karena diikat dengan mantap.1 (lebih…)

Read Full Post »

Masyarakat muslimin Indonesia harus memahami kajian berikut, sangat penting karena mengulas secara lengkap bahaya jimat dan gaya hidup modern saat ini. Berlatar belakang sejarah Indonesia yang dahulunya adalah masyarakat dengan kepercayaan hindu dan budha, hingga sekarang sebagian masyarakat Indonesia yang sudah muslim masih terbelenggu dengan berbagai klenik dari kepercayaan masyarakat zaman hindu. Sehingga kemurnian ajaran islam yang dianut menjadi bernoda, tercampur dengan khurafat. Khusus masalah jimat tak terlepas dari kepercayaan nenek moyang bangsa Indonesia, yang hingga kini belum terlepas dari sebagian muslim di tanah air. Tanpa disadari kesyirikan merusak kemurnian ajaran Islam. Kita simak sama-sama 3 kajian berikut berkaitan dengan rejeki, bahaya jimat dan gaya hidup modern. (lebih…)

Read Full Post »

Berikut ini kisah seorang kyai yang dulunya bergelimang dengan amalan-amalan yang tiada contoh dari nabi, yang akhirnya menemukan islam dengan pemahaman yang shahih.  Kyai tersebut adalah kyai Afrokhi, kyai NU asal desa kandangan kabupaten Kediri. Kesadaranya memegang pemahaman islam dengan manhaj Salafusholeh, menggenggerkan lingkungan sekitarnya hingga hampir seluruh wilayah JATIM. Kyai tersebut menulis buku yang denganya ingin menasehati kalanganya yang terdahulu dan sekitarnya mengoreksi total kekeliruan-kekeliruan amalan ibadah yang  tidak ittiba’. Buku tersebut adalah “Buku Putih Kyai NU” .
kita simak bareng bagaimana kisah catatan lengkapnya mengenai Kyai Afrokhi dalam Buku Putih Kyai NU. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »